Minggu, 19 Mei 2013

Pagi di Hari Minggu

Perduli apa saya  mengetahui apa arti atau maksud dari lagu yang dibawakan Wonderboyz - Tarzan. Saya fikir, ini adalah lagu yang teramat keren. Bukan hanya liriknya yang pas dengan musiknya, tetapi aransemen yang dibuatnya menjadi sempurna dan membuat saya tidak untuk berhenti mendengarkan satu atau dua kali, tetapi berulang-ulang dan sampai membuat saya terus menggerakan bahu tidak bosan mendengarkannya. Diminggu pagi ketika saya terjamu oleh matahari yang masih sedikit  malu-malu menampakan diri dan bertegur sapa dengan sang dunia yang sedang menunggu mentari untuk menghiasi pagi yang teramat indah ini, sedikitnya harapan saya agar segera terbit.

Walau bagaimana pun, semalam atau pun sore kemarin dan siang hari sesaat saya pulang dari kantor membuat saya betah-betah saja di depan tablet berukuran 7 inci yang kebanyakan orang menganggapnya terlalu nanggung dan saya fikir nggak apa-apa juga. Agak sedikit sih. Tapi, itu tertutupi karena saya senang bisa memiliki tablet ini. Ada hal ketika saya harus merelakan bobot uang yang saya punya untuk menutupi segala yang menjadi kebutuhan umum saya termasuk tablet ini, setidaknya bisa menemani saya lebih apik berselancar di dunia Blogger.

Saya fikir, pagi  yang masih teramat pagi bagi kebanyakan orang yang mengakhiri minggu atau aktifitas selama sepekan kebelakang agak canggung atau tidak rela jika istirahatnya tidak panjang. Seperti saya. Tapi saya relakan karena sudah menjadi sebuah kebiasaan terbangun pagi-pagi, Jam 03.30 Wib. Lantas hal apa yang akan saya lakukan dipagi ini? Ya, saya akan mengawalinya dengaan kata Alhamdulillah karena saya masih diberikan kesehatan lahir dan batin, masih bisa membuka mata dan melihat fajar yang sebentar lagi akan keluar sesuai dengan perjalanan waktu yang terus berjalan ini.

Speechless, saya teringat makanan khas dari daerah saya (Jawa Barat) Sorabi.  Mungkin tidak asing juga buat kalian yang tinggal ditempat yang sama, daerah Sunda yang begitu mengerti masalah kuliner dengan berbagai keaneka ragaman yang membuat semua orang betah untuk tinggal dengan suasana sejuknya dan keindahan alam yang begitu teramat tertutupi jika dilihat dari perusakan yang ditimbulakan oleh orang jahat. Walau bagaimana pun saya adalah anak Indonesia, Orang Indonesia, dan tinggal di Indonesia sebagai kebanggaan tersendiri karena Indonesia itu memang mengagumkan. Terlalu kaya dengan alamnya, dengan sumber dayanya, dengan keaneka ragaman suku, budaya, makanan khas, kesenian, dan masih banyak lagi. Yang itu sudah cukup bagi saya jika Indonesia disebut negara terkaya di Dunia (Menurut saya).

Okay, kebetulan di depan rumah atau lebih tepatnya 50 meter dari arah rumah akan menemukan perempatan yang berjejer para pedagang, nah, disana lah terselip pedagang yang menjual sorabi. "Jadi beli sorabinya?" telpon yang masih menempel di telinga saya mengagetkan lamunan yang dari tadi tersentuh oleh dinginnya pagi hari ini, Ibu saya. "Iah, tunggu ya, Aa (Kaka) kedepan , klik." saya menutup telpon.